Kota Yang Tak Berhenti Bermimpi - ditulis tanggal 2 April 2005

Wed14Dec2011

(dipindahkan dari blog saya yang lama :D )

 Ada sebuah kota yang tak berhenti bermimpi. Kota tersebut tampak berbeda bagi tiap orang. Untukku, kota tersebut tampak seperti sebuah kota biasa. Lengkap dengan gedung-gedung pencakar langit, pasar-pasar terbuka, dan bagian kota tua dengan bangunan-bangunan kuno bergaya kolonial.

Yang berbeda adalah, untukku, kota tersebut tidak pernah malam dan tidak pernah siang. Matahari seperti menggantung di pukul 5 sore, membuat semua benda berkilau emas dan berwarna agak cokelat, mirip foto-foto tua.

Ada sebuah kota yang tak berhenti bermimpi. Di kota tersebut semuanya selalu berubah, tapi juga tak ada yang berubah. Kekasih tak pernah hilang, cinta tak pernah pudar, dan kenangan sama nyata dengan kenyataan (walau kau tak dapat mengubah apapun dari kenangan itu).

Di kota tersebut teman, ada sebuah stasiun tua (yang juga tampak berbeda-beda bagi tiap orang). Di stasiun tersebut, setiap pukul lima sore, akan berhenti sebuah kereta. Kereta penebusan, begitu penduduk kota tersebut menyebutnya. Di stasiun itu, setiap pukul lima sore, kau mendapat kesempatan untuk menebus kesalahan-kesalahanmu, untuk mendapatkan kembali terkasih yang hilang, untuk mendapatkan kembali mimpi-mimpi yang terlepas dari genggaman. Untuk menulis ulang sejarah hidupmu,

Setiap pukul lima sore, di stasiun itu, kau bisa lihat penumpang-penumpang yang turun dari kereta penebusan tersenyum, menangis bahagia, atau tertawa-tawa kecil. Para calon penumpang biasanya berwajah muram, mata sayu, dan melangkah seperti memanggul dunia di pundaknya.

Tak ada yang pernah tahu kemana sebenarnya kereta tersebut menuju. Semua orang yang sudah pernah menumpanginya sangat sulit diajak bicara (kalau tak mau dibilang tidak mungkin). Mereka seperti hidup di kehidupan yang lain, dan kemudian perlahan-lahan mereka akan pudar menghilang, seperti tak pernah tinggal sama sekali di kota-yang-tak-berhenti-bermimpi.

Fenomena ini tentu saja aneh, bahkan di kota-yang-tak-berhenti-bermimpi sekalipun. Fisikawan di seluruh kota dibuat bingung olehnya. Para ahli agama menganggap menaiki kereta tersebut sama saja dengan menjual jiwa kepada setan, iblis, lucifer, baal, beelzebub, atau nama apapun yang kau berikan pada makhluk itu. Pernah suatu ketika, stasiun tersebut disegel oleh pemerintah kota-yang-tak-berhenti-bermimpi. Pita-pita kuning bertuliskan "BAHAYA"; diikatkan mengelilingi stasiun, menutup pintu2 masuk dan keluar stasiun tersebut. Dan di pintu-pintu utama stasiun tersebut dijaga oleh polisi-polisi berwajah sangar, bahkan juga beberapa tentara berpatroli. Di dinding-dinding stasiun tersebut tertempel papan-papan kayu dengan huruf-huruf berwarna merah, yang berbunyi:

DILARANG MASUK!!!
Tebuslah kesalahan-kesalahan anda
 dengan berkarya dan bekerja untuk hari esok. 
Masa lalu adalah yang membuat anda menjadi anda saat ini.
 Mengubahnya berarti mengubah diri anda sendiri.

Pesan ini disampaikan oleh Pemerintah Daerah Kota-Yang-Tak-Berhenti-Bermimpi
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur no. A1/rkyt/lrgn/050505/1a

Larangan itu tentu saja tak berlangsung lama, karena ternyata yang menginginkan
stasiun itu dibuka lagi lebih banyak daripada yang tidak menginginkannya. Tentara-tentara
dan polisi-polisi yang menjaga stasiun tersebut hilang satu per satu. Banyak
yang berpendapat mereka dimakan oleh jin anak buah iblis yang menjadi masinis
kereta tersebut, tapi menurutku, mereka hanya ingin memperbaiki masa lalunya,
dan kemudian diam-diam ikut menumpangi kereta tersebut.


Di dinding stasiun yang selalu tampak tua dan antik itu, kini melekat papan
putih dengan huruf-huruf hitam:

PERINGATAN PEMERINTAH:

Tebuslah kesalahan-kesalahan anda
 dengan berkarya dan bekerja untuk hari esok.
 Masa lalu adalah yang membuat anda menjadi anda saat ini.
Mengubah masa lalu dapat mengakibatkan pudarnya anda dari kota ini.

Pesan ini disampaikan oleh Pemerintah Daerah Kota-Yang-Tak-Berhenti-Bermimpi

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur no. A1/rkyt/lrgn/050505/4a

Seperti yang kukatakan sebelumnya, tak pernah ada yang tahu kemana para penumpang
kereta tersebut memudar. Beberapa orang berpendapat mereka pudar ke masa lalu.
Mereka hidup di masa lalu, dan terperangkap di sana, pendapat lain mengatakan,
mereka memudar karena mereka tak punya lagi tujuan untuk tetap ada. Bukankah
 apabila semua kesalahanmu tertebus, dan semua keinginanmu terpenuhi, kau tak
punya alasan untuk tetap ada?

 

Recent Comments

Newest Blog Entries

  • (dipindahkan dari blog saya yang lama :D )  Ada sebuah kota yang tak berhenti bermimpi. Kota tersebut tampak berbeda bagi tiap orang. Untukku, kota tersebut tampak seperti sebuah kota biasa. Lengkap dengan gedung-gedung pencakar langit, pasar-pasar terbuka, dan bagian kota tua dengan...
  • Saya mau jual E71 saya nih. E71 ini kira-kira umurnya 2 tahun, kondisi 80% (pintu karet untuk port USB hilang). Bodynya masih mulus (ada garis-garis tipis sedikit di beberapa bagian). Alasan jual: Ganti handset dengan Galaxy S Belum pernah masuk servis, masih nyala lancar-carr!   Harga...
  • (note: Bahasa Indonesia menyusul) I bought myself a Samsung Galaxy S cellphone in July, and here's my review after almost a month of usage. First of all, the facts: Shipped with Android 2.1 (Eclair) update to Android 2.2 (Froyo) will be available September 2010. Processor: ARM Cortex A8 1GHz...
  • Kemarin saya mengalami kejadian lumayan tidak menyenangkan dengan mandor dari proyek sebelah rumah yang rencananya akan kami sewakan. Kejadiannya berawal ketika saya harus menengok rumah kami di Kampung Padi karena ada calon penyewa yang ingin datang untuk melihat-lihat keadaan rumah tersebut....
  • This.Is.Netherlaaanddss!!! from here via here Scientific Curiosity Captured in PhotosScientific experiments turned into works of art. ScribblesSorry Windows user, this little application is for Mac users only. This little drawing tool is suitable for those moments when you just want to doodle...

Advertisement

Newest Tutorials